Minggu, 21 Juli 2019

Galeri : Taman Bunga Nusantara Cipanas (2018)

Udara segar, pemandangan indah. Apalagi bersama keluarga, pasti lebih menyenangkan. Meskipun harus merelakan kesempatan memotret berkurang karena si Canon 700D diculik oleh si kribo cilik. Tapi tetap menyenangkan dan menghasilkan kenangan.

Sebagian besar foto disini merupakan hasil karya si penculi kamera, kribo cilik dan sebagian kecil hasil bapaknya yang waktu itu masih berbekal Asus Padfone yang sudah banyak goresan di lensanya.

(Klik untuk memperbesar foto menjadi 900 X 600)

























(Edisi siap-siap mau nge "Grab" untuk penumpang spesial, alias "ternak teri" - nganter anak istri. 21 Juli 2019, jarum jam menunjukkan 10.29)

Kamis, 18 Juli 2019

10 Ribu Fotomu Yang Pertama, Yang Paling Jelek

10 Ribu Fotomu Yang Pertama, Yang Paling Jelek
Entah kucing siapa - 2016
"Your first 10000 photographs are your worst" ~ Henri Cartier Bresson
Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan "10 ribu fotomu yang pertama, yang paling jelek".

Harap dipercaya karena yang mengatakan bukanlah orang sembarangan. Yang berkata demikian itu bapaknya "fotografi jalanan" atau "street photography", jadi baiknya sih dipercaya saja. Gimanapun dia punya pengalaman, pengetahuan, dan juga sudah terbukti kemampuannya.

Buktinya dia bisa terkenal dan dijuluki "nenek moyang" fotografi jalanan. Iya ndak?

Cuma, kalau saya sih pilih tidak percaya. Rasanya kurang tepat banget pernyataannya.

Bukan apa-apa. Sampai sekarang, kamera digital saya sudah ganti dua kali.. eh tiga kali, dari smartphone, prosumer, dan sekarang DSLR (APS-C).

Nah, disitu masalahnya. Secara total, rasanya sudah lebih dari puluhan ribu kali, bukan cuma sepuluh ribu foto saja, yang sudah saya buat.

Tetapi.. herannya, tetap saja hasil fotonya kok yah tetap JELEK.

Padahal, kalau mengikuti pernyataan sang mbah fotografi itu tadi, seharusnya masa itu sudah terlewati dan foto saja sudah bagus. Kenyataannya, ya tetap saja jelek dan tidak jadi bagus.

(Edisi lagi sebal sama diri sendiri saat tahu bahwa Microsoft One Note itu sangat membantu buat seorang blogger. Di depan laptop, malam Jum'at yang entah Kliwon atau bukan, tanggal 18 Juli 2019, entah tanggalan Jawanya berapa. Jam 21.52, menunggu mata mengantuk)

Selasa, 16 Juli 2019

Galeri : Dedemit Juga Perlu Mencari Nafkah

Dulu, saya sempat mikir kenapa adegan film horor , dedemitnya digambarkan selalu muncul di malam hari. Begitu juga, kalau mendengar cerita-cerita penampakan mereka itu kebanyakan di malam hari.

Lalu, kemana mereka kalau di siang hari?

Setelah melihat yang di bawah ini, saya jadi berpikir. Apakah mungkin para dedemit itu juga harus mencari nafkah di siang hari?







Foto-foto lama dari Car Free Day Bogor 2016.

(Edisi nongkrong di depan laptop di rumah kontrakan, 16 Juli 2019. Jam komputer menunjukkan pukul 21.42

Senin, 15 Juli 2019

Untung Kamu Tidak Senakal Bapakmu, Nak !

Untung Kamu Tidak Senakal Bapakmu, Nak !
Si Kribo Cilik - SMA Negeri 10 Bogor 2017
Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya "lebih" dari mereka. Dalam hal ini, lebih itu berarti lebih pandai, lebih baik, lebih kaya, dan semua hal yang baik baik. Tidak ada orangtua yang berharap anak-anaknya menjadi lebih dalam sisi yang jelek, seperti lebih nakal.

Sangat bisa dimaklum karena kalau lebih nakal, yang repot ya orangtuanya sendiri.

Judul di atas merupakan ungkapan dari "orangtua" yang merupakan bentuk rasa syukur bahwa anaknya ternyata tidak mengikuti jejak kenakalan bapaknya. Sebuah cetusan kelegaan bahwa apa yang mereka lakukan membuahkan hasil seperti yang diharapkan.

Anaknya tidak nakal.

Dalam hidup saya, yang sudah mendekati 50 tahun ini, paling tidak ada 3 orang yang pernah mengatakan itu. Mungkin, dan rasanya ada banyak orangtua yang berkata hal yang sama, tetapi tidak di depan saya.

Ketiga orang itu adalah :

Minggu, 14 Juli 2019

Galeri :Lampung 5-8 April 2018

Bukan foto-foto baru. Sudah lebih dari 1 tahun, atau tepatnya 1 tahun 3 bulan sejak foto-foto ini dibuat, yaitu saat berkunjung ke rumah adik ipar yang tinggal di Bandar Lampung.

Selama ini hanya sebagian besar hanya menjadi kuncen hard disk saja. Sebagian sudah dikirimkan kepada sang adik ipar. Sebagian lagi sudah dipergunakan untuk beberapa artikel di blog-blog lain yang saya kelola.

Dua buah diikutkan pada lomba foto Wiki Cinta Alam Indonesia 2019 dan lolos seleksi tahap pertama saja.

Maklum, saat itu belum ada blog yang tepat untuk memajangnya. Baru sekarang saja sejak kelahiran blog ini ada wadah khusus memperlihatkan hasil jepretan selama berada di propinsi ujung Barat pulau Sumatera ini.

Silakan dilihat saja sendiri di bawah ini foto-fotonya. Rupanya banyak tempat cantik disana. Semoga saja suatu waktu bisa bermain lagi ke pantai-pantai yang sebenarnya tidak kalah dengan pantai di Bali.

(Klik untuk memperbesar ukuran foto ke 640 X 480)

Pantai Klara (Kelapa Rapat)

Salah satu pantai favorit wisatawan disana. Pasirnya putih. Airnya bening. Pemandangannya termasuk "Wooww".


Galeri :Lampung 5-8 April 2018


Pantai Kelapa Rapat Lampung

Pantai Klara Lampung